10 Cara Memulai Bisnis di Bidang Properti, Tertarik Memulainya?

 

https://www.pexels.com/id-id/foto/penulisan-rumah-milik-dalam-ruangan-8293743/



Tertarik untuk memulai bisnis di bidang properti? Tidak dipungkiri saat ini usaha bisnis di bidang properti banyak sekali peminatnya. Bukan tanpa alasan, seseorang berbisnis properti karena melihat prospeknya yang bagus untuk jangka panjang. Dan keuntungan-keuntungan yang diperoleh pun sesuai dengan yang dikeluarkan, tapi bila dilakukan dengan secara baik dan tepat.

Bisnis usaha di bidang properti biasanya dikelola oleh perorangan maupun perusahaan. Dan wujud dari properti tersebut dapat berupa lahan, tanah, bangunan, sampai dengan sarana atau prasarana. Aktivitas di bidang usaha properti ini dapat dijadikan sebagai lahan investasi jangka panjang untuk kedepannya.

Bisnis ini bergerak di bidang jual beli atau sewa menyewa tanah sampai yang lainnya. Saat ini produk properti yang sedang ramai di kalangan masyarakat yakni meliputi apartemen, perumahan, hotel, dan yang lainnya. Selain dalam bentuk hunian , ada juga berbagai produk lainnya dari berinvestasi properti. Bagi para penguasa properti sudah semestinya memahami seputar sertifikat tanah. Hal ini dikarenakan sertifikat tanah tersebut sangatlah penting dalam kegiatan bisnis di bidang properti.


Beberapa Keuntungan Berbisnis di Bidang Properti

1. Nilai Jual Properti selalu Konsisten Naik

Keuntungan memilih bisnis di bidang properti adalah memiliki nilai jual yang cenderung naik secara konsisten. Harga properti selalu naik, karena kebutuhan dan suplainya cenderung tidak seimbang daripada ketersediaan lahannya. Dan selain itu properti adalah aset yang tidak akan tergerus oleh inflasi, sebab asetnya tidak berbentuk uang.


2. Bisa Dijadikan Aset Jangka Panjang

Keuntungan menjalani bisnis di bidang properti, kamu tidak perlu takut atau khawatir apabila harganya sedang jatuh atau turun. Artinya, jatuhnya harga tersebut tentu akan diikuti oleh permintaan pasar yang besar. Sehingga saat kamu akan kembali normal, bahkan bermanfaat jika dijadikan sebagai aset masa depan yang jangka panjang. Bahkan saat kamu membeli properti pertama kalinya pun, hal tersebut sudah dapat dijadikan sebagai aset investasi yang menjanjikan.


3. Tingkat Resiko Kerugian Sangat Rendah

Properti seringkali diklaim sebagai aset dengan kerugian sangat rendah, karena harganya cenderung stabil dan konsisten dibandingkan bisnis di bidang investasi lainnya. Dan belum lagi berbagai produk properti dapat dibayarkan secara dicicil. Dan hal tersebut dapat mempermudah bisnis yang kamu tekuni.



Berikut, 10 Cara Memulai Bisnis di Bidang Properti


1. Melakukan Riset Terlebih Dahulu

Melakukan riset pasar terlebih dahulu sebelum memulai bisnis properti. Kamu perlu mengetahui apa saja kebutuhan dari target market. Dengan melakukan riset, kamu bisa membeli maupun menjual properti dengan harga yang cocok. Sehingga kamu tidak rugi dan tetap mendapatkan keuntungan yang stabil.

Dan jangan lupa untuk membandingkan harga terlebih dahulu, jadi jangan terburu-buru dalam memutuskan sebuah pilihan. Selain melihat informasi harganya, perhatikan juga berbagai aspek lainnya. Misalnya saja seperti fasilitasnya, lokasinya, infrastrukturnya, iklimnya, dan lainnya.


2. Menentukan Tujuan

Menentukan tujuan sangatlah aspek yang paling penting dalam dunia bisnis, begitu pula di bidang bisnis properti ini. Jadi jika kamu ingin menjadi pengusaha di bidang properti yang sukses, maka perlu menentukan sebuah tujuan terlebih dahulu. Misalnya saja seperti kamu ingin mendapatkan keuntungan yang besar nominalnya hanya dengan sekali transaksi. Jika memang begitu, maka kamu lebih cocok menggunakan model jual beli.

Beda halnya jika kamu ingin mendapatkan keuntungan yang konstan, maka kamu lebih cocok menggunakan model sewa menyewa. Jadi pilih yang mana? Keuntungan yang besar dalam sekali transaksi atau keuntungan yang didapatkan secara konstan?


3. Menyiapkan Berbagai Strategi

Setelah menentukan sebuah tujuan, waktunya kamu menentukan strategi yang tepat dan baik. Misalnya saja target pasar kamu mahasiswa nih, maka kamu bisa mendirikan bangunan di sekitaran kampus. Dan sesuaikan juga dengan fasilitas yang diberikan. Jika target kamu mahasiswa golongan atas misalnya, maka kamu bisa membuat bangunan yang lebih ekslusif.

Selain itu juga kamu bisa mencari wilayah yang harganya tanahnya masih tergolong murah, tapi di kemudian hari berpotensi mengalami adanya kenaikan. Jadi kamu bisa mulai membeli saat harganya masih tergolong rendah. Dan kemudian mulai mendirikan bangunan sembari menunggu harga jualnya naik.


4. Membuat Iklan atau Promosi

Sebuah bisnis tanpa adanya iklan atau promosi, maka tidak akan memberikan keuntungan apapun. Bagaimana orang-orang akan mengetahui jika kamu berbisnis di bidang properti namun tidak mengiklankannya atau mempromosikannya? Jadi membuat iklan merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam mempromosikan usaha properti kamu tersebut.

Kamu bisa memanfaatkan media sosial yang kamu punya untuk membuat iklannya lalu mempromosikannya ke sosial media. Saat ini semua orang cenderung mencari segala sesuatunya melalui online. Jadi kamu bisa memanfaatkan sosial media maupun membuat website atau situs untuk memasarkannya.


5. Menjalin Koneksi atau Relasi

Kamu bisa menjalin koneksi atau relasi untuk memulai usaha di bidang properti. Misalnya saja dengan mulai menjual belikan rumah milik keluarga, teman kerja, maupun kerabat dekat. Orang-orang terdekat memiliki kepercayaan yang besar ketika kamu mampu menjalankan bisnis dengan baik dan tepat.

Seiring berjalanya waktu dan hari, nama kamu akan semakin dikenal lebih luas lagi. Dengan begitu usaha kamu bisa jauh berkembang lebih luas lagi. Sehingga keuntungan yang kamu dapatkan juga semakin meningkat.


6. Melihat Trend atau Gaya Terkini

Bukan hanya pakaian saja yang mengikuti trend, perumahan juga teryata memiliki trend yang unik dan menarik. Jika dulu orang-orang banyak tertarik dengan perumahan yang mewah, tapi kini berbondong-bondong memilih perumahan yang gayanya minimalis.

Maka dari itu pelajari trend yang sedang banyak diinginkan oleh orang-orang di sekitar kamu. Lalu, pahami betul seluk-beluk perumahan tersebut, misalnya saja seperti trend akhir adalah perumahan dengan gaya industrial, struktur bangunanya, dan lain hal sebagainnya. Dengan begitu, konsumen akan yakin bahwa kamu benar-benar ahli dalam bidang properti dan dapat diandalkan.


7. Bekerjasama dengan Pihak Developer

Bekerjasama dengan pihak developer properti tentu akan memberikan kamu kemudahan untuk mendapatkan informasi terkini tentang bisnis di bidang properti. Bahkan kamu dapat memperoleh informasi yang sangat lengkap dan jelas mengenai lokasi properti yang strategis, harga promosi, diskon, dan berbagai penawaran menarik lainnya.


8. Mempelajari dan Melatih Keterampilan Public Speaking

Hal yang tidak kalah penting untuk menjadi seorang pebisnis di bidang properti adalah mengasah keterampilan berbicara. Dengan mengasah keterampilan cara berkomunikasi, kamu dapat memberikan informasi seputar jenis lahan yang dijual dengan tepat dan jelas. Tidak hanya itu, kemampuan berkomunikasi yang baik juga memudahkan kamu untuk meyakinkan calon konsumen hingga investor.


9. Memiliki Sifat yang Jujur

Dalam berbisnis apapun, sifat jujur merupakan pondasi utama karena kejujuran akan melahirkan kepercayaan dari konsumen hingga investor. Ketika konsumen atau investor sudah mempercayai kamu, akan lebih mudah bagi kamu memikat hati mereka untuk membeli properti kamu. Selain itu juga, sifat jujur akan membuat reputasi kamu bagus di mata konsumen atau investor sehingga bisnis kamu dapat berjalan dengan lancar kedepannya.


10. Aktif Mengikuti Kegiatan Bisnis Properti

Dalam dunia bisnis di bidang properti, selalu ada perubahan dan perkembangan terbaru yang harus diikuti. Itulah alasan mengapa para pebisnis properti harus aktif, karena memang bisnis ini sangat dinamis.

Untuk menambah wawasan dalam dunia properti, maka kamu harus selalu hadir dalam kegiatan yang berhubungan dengan bisnis di bidang properti, pameran properti, seminar tentang properti, peluncuran properti, dan bahkan pelatihan tentang bisnis di bidang properti.

Dengan mengikuti berbagai kegiatan tersebut, maka pengetahuan kamu tentang bisnis di bidang properti akan terus update. Selain itu juga, kamu juga akan mendapatkan banyak insight tentang bagaimana cara menjalankan bisnis properti yang menjanjikan dan berjangka panjang.



Demikian, 10 cara memulai bisnis di bidang properti beserta keuntungannya jika memulai bisnis di bidang properti. Semoga Bermanfaat.

Post a Comment for "10 Cara Memulai Bisnis di Bidang Properti, Tertarik Memulainya?"